DAPATKAH KITA?
Alunan music itu terus
menemaniku
Seolah ia adalah
sahabat sejatiku kala itu
Aku terdiam
Kulihat langit-langit
kamarku
Kosong
Kulihat sekelilingku
Kosong
Kupejamkan mata ini,
sekali lagi
Namun, bayang-bayang
itu mengusikku
Bayang-bayang itu terus
mengikutiku
Seolah aku harus
terbiasa dengannya
Dan sekali lagi, aku
melihatnya
Aku melihatnya, dalam
fikirk
Tersenyum
Manis
Bercahaya
Aku rindu
Dapatkah kita berjumpa
bukan dengan cara seperti ini?
Dapatkah kita berjumpa
dengan cara yang semestinnya?
Dapatkah kita berjumpa
seperti dahulu kala?
Dapatkah kita berjumpa
tanpa adanya pembatas waktu?
Aku rindu.
😘😘😘😘😘😘😘
BalasHapus